Rabu, 15 April 2020

Tahap Pengembangan Fisik, Kognitif, Sosial Emosional Masa Dewasa Menengah

Tahap pengembangan fisik, kognitif, sosial emosional masa dewasa menengah

BAB 1
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
 Dalam suatu pembelajaran hendaknya bisa menjadi lebih baikuntuk melihat ke masa depan, belajar untuk menghayati hidup. Hal ini sangat penting bagi kanak-kanak pada masa globalisasi ini, yang menurut kebebasan dalam berfikir, serta memecahkan suatu masalah dengan kritis, maka harus ada keterampilan tertentu untuk persiapan masa depan anak dengan belajar tentang norma-norma kehidupan beragama dan bernegara.
   Kebanyakan orang tua tidak mengetahui kemajuan dan penurunan perkembangan anak mereka, padahal hal tersebut perlu perhatian dan pengawasan yang maksimal agar menjadikan mereka pribadi yang baik.
    Pada masa 2-6 tahun terjadi perkembangan fisik, kognitif dan sosial emosional masa dewasa menengah pada anak dan hal ini tidak bisa dikesampingkan pentingnya, ketiga perkembangan itu akan menentukan perilaku anak sampai ia dewasa.

B. Rumusan masalah
1. Apa yang dimaksud dengan perkembangan pada masa dewasa menengah?

2. Apa saja aspek perkembangan masa dewasa?

C. Tujuan pembahasan
1. Mengetahui perkembangan pada masa dewasa menengah.

2. Mengetahui pembagian masa dewasa menengah.

3. Mengetahui aspek perkembangan masa dewasa.

BAB 2
B. PEMBAHASAN

  Masa dimana menurunnya perubahan-perubahan fisik yang jelasnampak pada setiap individu dimulai pada umur 40 tahun sampai pada umur 60 tahun, yakni saat menurunnya kemampuan fisik dan psikologis yang jelas nampak pada setiap orang. Pada masa dewasa madya, aspek jasmaniah mulai berjalan lamban, berhenti dan secara berangsur menurun titik aspek aspek psikis (intelektual-sosial-emosional) masih terus berkembang, walaupun tidak dalam bentuk penambahan atau peningkatan kemampuan tetapi berupa perluasan dan pematangan kualitas.
Pada akhir masa dewasa madya (sekitar usia 40 tahun), kekuatan aspek aspek psikis ini pun secara berangsur ada yang mulai menurun, dan penurunannya cukup drastis pada akhir usia dewasa.
berikut adalah aspek aspek perkembangan yang terjadi selama masa dewasa menengah :

1. Perkembangan fisik
  Perkembangan fisik manusia adalah sistem organ yang mengagumkan.
Kuhlen dan Thompson mengemukakan bahwa perkembangan fisik individu meliputi empat aspek, yaitu:

a. Sistem saraf yang sangat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan emosi;

b. Otot-otot yang mempengaruhi perkembangan kekuatan dan kemampuan motorik ;

c. Kelenjar endoktrin, yang menyebabkan munculnya pola-pola tingkah laku baru, seperti pada usia remaja berkembang perasaan senang untuk aktif dalam suatu kegiatan yang sebagian anggotanya terdiri atas lawan jenis;

d. Struktur fisik/tubuh yang meliputi tinggi berat dan proporsi.

    dilihat dari aspek perkembangan fisik, pada awal masa dewasa kemampuan fisik mencapai puncaknya, dan sekaligus mengalami penurunan selama periode ini. dalam pembahasan berikut akan diuraikan beberapa gejala penting dari perkembangan fisik yang terjadi selama masa dewasa, yang meliputi:

a. Kesehatan badan
   Bagi kebanyakan orang, awal masa dewasa ditandai dengan memuncaknya kemampuan dan kesehatan. mulai dari sekitar usia 18 hingga 25 tahun individu memiliki kekuatan yang terbesar, gerak gerak refleks mereka sangat cepat. Lebih dari itu, kemampuan reproduktif mereka berada di tingkat yang paling tinggi.
meskipun pada awal masa dewasa kondisi kesehatan fisik mencapai puncaknya, namun selama periode ini penurunan pada fisik juga terjadi titik sejak usia 25 tahun, perubahan-perubahan fisik mulai terlihat. Perubahan-perubahan ini sebagian besar lebih bersifat kuantitatif daripada kualitatif. Secara berangsur-angsur kekuatan fisik mengalami kemunduran, sehingga lebih mudah terserang penyakit .
Akan tetapi,bagaimanapun juga seorang masih tetap cukup mampu untuk melakukan aktivitas normal. Bahkan bagi orang-orang yang selalu menjaga kesehatan dan olahraga secara rutin masih terlihat bugar.

   Bagi wanita, perubahan biologis yang utama terjadi selama masa pertengahan dewasa adalah perubahan dalam hal kemampuan produktif, yakni mulai mengalami menopauseatau berhentinya menstruasi dan hilangnya kesuburan titik pada umumnya menopause mulai terjadi sekitar usia 50 tahun, tetapi ada juga yang sudah mengalami menopause pada usia 40 tahun. Peristiwa menopause disertai dengan berkurangnya hormon estrogen. Bagi sebagian besar perempuan, menopause tidak menimbulkan problem psikologis .tetapi, bagi sebagian lain, menopause telah menyebabkan munculnya sejumlah besar gejala psikologis, termasuk depresi dan hilang ingatan titik sejumlah studibelakangan ini menunjukkan bahwa problem-problem tersebut sebenarnya lebih disebabkan oleh reaksi terhadap usia tua yang dicapai oleh wanita dalam suatu masyarakat yang sangat menghargai anak-anak muda daripada peristiwa menopause itu sendiri (seldman,1996).

Bagi laki-laki, proses penuaan semasa masa pertengahan dewasa tidak terlalu ketara, karena tidak ada tanda-tanda fisiologis dari peningkatan usia seperti berhentinya haid pada perempuan. lebih dari itu, laki-laki tetap subur dan menjadi ayah anak-anak sampai memasuki usia tua titik hanya beberapa kemunduran fisik juga terjadi secara berangsur-angsur, seperti berkurangnya produksi air mani, dan frekuensi orkesme yang cenderung merosot.

b. Perkembangan sensori
  pada masa dewasa tentang perubahan-perubahan dalam penglihatan dan pendengaran merupakan dua perubahan fisik yang paling menonjol. Pada usia antara 40 dan 59 tahun, daya akomodasi mata mengalami perubahan paling tajam.
Karena itu, banyak orang bang pada usia setengah baya mengalami kesulitan dalam melihat objek-objek yang dekat ( kline dan Schieber,1985 ). Sementara itu, pendengaran juga mengalami penurunan pada usia sekitar 40 tahun. penurunan dalam hal pendengaran ini terlihat pada sensitifitas terhadap nada tinggi.Dalam hal penurunan sensitifitas terhadap nada tinggi ini, terdapat perbedaan jenis kelamin, yakni laki-laki biasanya kehilangan sensitifitas terhadap nada tinggi lebih awal dibandingkan perempuan. Perbedaan jenis kelamin ini mungkin lebih disebabkan oleh pengaruh pengalaman laki-laki terhadap suara gaduh dalam pekerjaan sehari-hari, seperti pertambangan, perbengkelan, dan sebagainya.

c. Perkembangan otak
  Mulai masa dewasa awal sel-sel otak juga berangsur-angsur berkurang. Tetapi, perkembangan koneksi neural (neural connection), khususnya bagi orang-orang yang tetap aktif, membantu mengganti sel-sel yang hilang. Hal ini membantu menjelaskan pendapat umum bahwa orang dewasa yang tetap aktif, baik secara fisik, seksual ataupun secara mental,menyimpan lebih banyak kapasitas mereka untuk melakukan aktivitas-aktivitas demikian pada tahun-tahun selanjutnya.

2. Perkembangan kognitif
Perkembangan kognitif terbagi atas:

a. Perkembangan pemikiran postformal
Gisela Lamouvie-Vief,1986 (dalam Mc Connel dan Philipchalk,1992) menyatakan bahwa pemikiran dewasa muda menunjukkan suatu perubahan yang signifikan. iapercaya bahwa masyarakat kita yang kompleks memiliki pertimbangan-pertimbangan yang praktis dan bahkan mengubah bentuk logika kaum muda yang idealis. Karena itu, pemikiran orang dewasa mudah menjadi lebih konkret dan pragmatis, sesuatu yang dikatakan oleh Labouvie-Vief sebagai tanda kedewasaan.

  Dengan demikian, kemampuan kognitif terus berkembang selama masa dewasa . Akan tetapi, bagaimanapun tidak semua perubahan kognitif pada masa dewasa tersebut yang mengarah pada peningkatan potensi. Bahkan kadang-kadang beberapa kemampuan kognitif mengalami kemerosotan seiring dengan pertambahan usia.

b. Perkembangan memori.
  salah satu karakteristik yang paling sering dihubungkan dengan orang dewasa menengah adalah penurunan daya ingat. Kemerosotan dalam memori episodik, sering menimbulkan perubahan perubahan dalam kehidupan orang dewasa.

c. Perkembangan intelegensi
Kemampuan belajar orang dewasa mengalami kemunduran, khususnya dewasa menengah/madya .orang dewasa tidak akan memiliki kemampuan belajar yang memadai. Kedua, terlampau lamanya tidak melakukan aktivitas aktivitas yang bersifat intelektual artinya, orang-orang yang telah berhenti membaca bacaan bacaan"berat "dan an-nur tipula untuk melakukan pekerjaan intelektual, akan terlihat bodoh dan tidak mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan semacam itu.
Ketiga, faktor budaya, terutama cara-cara seseorang melakukan sambutan, seperti kebiasaan, cita-cita, sikap, dan prasangka-prasangka yang mengakar, sehingga setiap usaha untuk mempelajari usaha sambutan yang baru akan mendapat tantangan yang kuat.

3. perkembangan sosial emosional masa dewasa menengah

Selama masa dewasa,dunia sosial dan personal dari individu menjadi lebih luas dan kompleks dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya. Pada masa dewasa ini, individu memasuki peran kehidupan yang lebih luas. Pola dan tingkah laku sosial orang dewasa berbeda dalam beberapa hal dari orang yang lebih muda. perbedaan-perbedaan tersebut tidak disebabkan oleh perubahan perubahan fisik dan kognitif yang berkaitan dengan penuaan, tetapi lebih disebabkan oleh peristiwa-peristiwa kehidupan yang dihubungkan dengan keluarga dan pekerjaan selama periode ini orang melibatkan diri secara khusus secara karir, pernikahan, dan hidup berkeluarga.

masa dewasa menengah bisa disebut dengan paruh baya, masa ini lebih awal nampak pada usia 30 tahun meskipun beberapa titik ada yang terjadi pada usia 40 tahun titik selama dewasa, dunia sosial dari individu menjadi lebih luas dibanding pada masa-masa sebelumnya, pada masa ini seseorang memasuki peran kehidupan yang lebih luasn pola kehidupannya pun sangat berbeda dengan pola kehidupannya sebelumnya.

BAB 3
PENUTUP

Menurut urutan waktu, masa kanak-kanak adalah masa perkembangan dari usia 2 hingga 6 tahun titik perkembangan biologis pada masa-masa ini berjalan pesat, tetapi secara sosiologis ia masih sangat tarekat oleh lingkungan dan keluarganya . Oleh karena itu, keluarga sangat berperan penting untuk mempersiapkan anak untuk bisa beradaptasi ke dalam lingkungan yang lebih luas terutama lingkungan sekolah. Perkembangan fisik merupakan dasar bagi kemajuan perkembangan berikutnya, dengan meningkatnya pertumbuhan tubuh baik berat badan maupun tinggi badan serta kekuatannya, memungkinkan anak untuk lebih aktif dan berkembang keterampilan fisiknya, dan juga berkembangnya eksplorasi terhadap lingkungan tanpa bantuan orang tuanya.

  Perkembangan kognitif, anak dalam hal ini otaknya mulai mengembangkan kemampuan untuk berpikir, belajar dan mengingat. Masa anak-anak adalah masa perkembangan dari usia 2 tahun sampai dengan usia 6 tahun, pada masa-masa ini perkembangan biologis dan fisik berjalan dengan sangat cepat dan pesat, akan tetapi secara sosiologis nya anak-anak masih sangat terikat dengan lingkungannya terutama keluarga.

DAFTAR PUSTAKA

Papalia Olds Feldman.2009 .Human Development.Jakarta.Salemba Humanita

Elizabeth Hurlock. Psikologi Perkembangan.Jakarta;Erlangga

Penney Upton.2012.Psikologi Perkembangan.Jakarta;Erlangga

Ornstein.Psychology (The Study Of Human Experience ). Harcourt Brace Jovanis:Publisher

Desmita.2010.Psikologi Perkembangan.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Hadito Siti Rahayu.2006.Psikologi Perkembangan.Yogyakarta : Universitas Gajah Mada Press

Sabtu, 11 April 2020

MAKNA DALAM PANCASILA


MAKNA DALAM PANCASILA

 BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pancasila secara yuridis formal telah diterima sebagai dasar negara .konsekuensi kedudukan sebagai dasar negara adalah bahwa dalam penyelenggaraan negara segala gerak langkah nya harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila .namun bukan saja penyelenggaraan negara yang harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila, melainkan juga sikap dan perilaku para penyelenggara negara ,warga negara ,lembaga-lembaga kenegaraan, dan lembaga kemasyarakatan.

Pancasila merupakan dasar falsafah negara kesatuan republik Indonesia. Istilah Pancasila bukanlah kata yang asing lagi bagi telinga kita. Disadari ataupun tidak, banyak tempat yang sering kita datangi memiliki bahkan memang Pancasila lengkap dengan lambang negara (Garuda) , perisai hingga simbol pada sila-sila Pancasila. Berdasarkan hal tersebut, kita sebagai warga negara republik Indonesia yang baik sudah sepatutnya mengetahui dan paham makna maupun simbol dalam sila Pancasila. Namun, dewasa ini banyak sekali warga negara Indonesia tidak mengetahui bahkan tidak tahu menahu akan & makna simbol-simbol dalam sila-sila Pancasila tersebut bagaimana jika warga negara Indonesia tidak memahami makna simbol-simbol pada setiap sila di Pancasila dan tidak mampu mengamalkan apa yang ada pada tiap-tiap sila tersebut? Tentu akan terjadi ketidakteraturan bahkan muncul potensi perpecahan di negara Indonesia. Untuk memahami simbol-simbol yang ada pada Pancasila demi memperkuat persatuan diantara kita, padamakalah ini akan dimuat makna simbol dalam sila-sila Pancasila hubungan antar sila-sila Pancasila serta contoh penerapan sikap yang sesuai dengan sila-sila Pancasila dengan harapan agar mudah memahaminya dan mampu mengamalkan nya dalam kehidupan sehari-hari kita .

B. Rumusan Masalah

adapun rumusan masalah pada pembahasan ini meliputi sarana sebagai berikut:
- menjelaskan mengenai maksud dari pengertian simbol-simbol Pancasila
-menjelaskan mengenai makna simbol-simbol Pancasila.

C. Tujuan penulisan

-untuk mengetahui maksud dari penjelasan pengertian, simbol-simbol Pancasila
-untuk mengetahui maksud dari penjelasan makna simbol-simbol Pancasila

BAB 2
PEMBAHASAN

A. SILA DAN SIMBOL DALAM PANCASILA
Garuda Pancasila adalah simbol dari negara kesatuan republik Indonesia dengan semboyan bhinneka tunggal Ika. lambang darinegara Indonesia sendiri adalah burung garuda yang menoleh ke sebelah kanan heraldik, perisai yang berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan bhinneka tunggal Ika yang berarti "berbeda-beda tetapi tetap satu" di tulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda.

Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid ll dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh presiden pertama RI, ir. Soekarnodan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada sidang kabinet republik Indonesia serikat pada tanggal 11 Februari 1950.

Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti sendi, di atas, dasar, atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Maka demikian Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik. 1 jadi Pancasila adalah dasar dari negara kesatuan republik Indonesia di tik bunyi kelima sila sila pancasila adalah sebagai berikut:

1. ketuhanan yang maha esa
2.kemanusiaan yang adil dan beradab
3. persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam pasal 36 A undang-undang dasar tahun 1945 setelah diamandemenkan empat kali yaitu pada tahun 1999, 2000, 2001 dan 2002, dicantumkan kalimat "lambang negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan bhinneka tunggal Ika".Garuda Pancasila mempunyai perisai yang melambangkan perjuangan dan perlindungan diri untuk mencapai tujuan titik di dalam garis hitam tebal yang melambangkan negara merdeka dan berdaulat yang dilintasi garis khatulistiwa .

Garuda digunakan sebagai lambang negara kesatuan republik Indonesia untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat. Pada bagian dada Garuda Pancasila terdapat perisai yang di dalamnya terdapat lima simbol gambar titik kelima gambar di dalamnya yaitu gambar bintang, rantai pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas.

B. Makna dari lambang Garuda Pancasila

lambang Garuda Pancasila merupakan lambang negara yang begitu lengkap.
lambang ini terdiri atas kumpulan lambang-lambang yang masing-masing memiliki arti dan maksud baik tersurat maupun yang tersirat. Namun demikian masing-masing bagian lambang itu tidak berdiri sendiri-sendiri, tetapi merupakan satu kesatuan sebuah lambang Garuda Pancasila yang utuh.

pada tanggal 13 Juli 1945 dalam rapat panitia perancangan undang-undang dasar 1945. Salah seorang anggota panitia bernama parada Harahap mengusulkan tentang lambang negara titik tanggal 16 November 1945 baru dibentuk panitia Indonesia raya. Panitia ini bertugas untuk menyelidiki arti lambang-lambang dalam peradaban bangsa Indonesia sebagai langkah awal untuk mempersiapkan bahan kajian tentang lambang negara. Panitia Indonesia raya diketahui oleh Ki Hajar Dewantara dengan sekretaris umum Muhammad Yamin. Berikut ini akan dijelaskan makna dari lambang Garuda Pancasila.

1. Burung garuda

burung garuda merupakan burung mistis yang berasal dari mitologi Hindu yang berasal dari India dan berkembang di wilayah Indonesia sejak abad ke 6 titik burung garuda itu sendiri melambangkan kekuatan, sementara warna emas pada burung garuda itu melambangkan kemegahan atau kejayaan titik pada burung garuda, jumlah masing-masing sayap bulunya berjumlah 17 yang mempunyai makna 3 tanggal kemerdekaan negara kita yakni tanggal 17 bulu ekor memiliki jumlah 8 yang melambangkan bulan kemerdekaan negara kita bulan Agustus yang merupakan bulan ke-8. dan bulu-bulu di pangkal ekor atau perisai sejumlah 19 helai dan di lehernya berjumlah 45 helai.sehingga ke semua jumlah bulu yang ada di setiap bagiannya melambangkan tanggal kemerdekaan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945.kepala burung garuda yang menoleh ke kanan mungkin karena pemikiran orang zaman dahulu yang ingin Indonesia menjadi negara yang benar dan bermaksud agar Indonesia tidak menempuh jalan yang salah. Dan anggapan bahwa arah ke kanan adalah arah yang baik yang membuat kepala Garuda dibuat menghadap ke kanan titik biasanya banyak anggapan yang mengatakan bahwa jalan yang benar itu dilambangkan dengan arah kanan makanya kepala Garuda Indonesia selalu mengarah ke kanan. Sayap yang membentang adalah siap terbang ke angkasa,melambangkan dinamika dan semangat untuk menjunjung tinggi nama baik bangsa dan negara.
   Berikut adalah rangkaian yang ada pada bagian dari burung garuda:
negara untuk menggambarkan bahwa negara Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat.
. warna keemasan yang dijadikan sebagai warna pada burung garuda merupakan gambaran sebuah keagungan dan kejayaan Indonesia.

. paruh, cakar ,sayap juga ekor yang dimiliki burung garuda ini menggambarkan kekuatan pembangunan dan tenaga yang sangat besar.

- penjelasan tanggal 17 Agustus 1945 diantaranya:
Pada masing-masing sayap terdapat 17 helai bulu ( Tanggal )
- pada ekor terdapat 8 helai bulu ( bulan)
- dibawah perisai atau pada pangkal ekor terdapat 19 helai bulu ( tahun )
- bulu di leher terdapat 45 helai bulu ( Tahun )

. Yang dicengkeram oleh kedua kaki oleh burung garuda di dalamnya terdapat tulisan"bhinneka tunggal Ika" yang berasal dari buku Sutasoma karangan mpu Tantular.adapun makna atau arti dari "bhinneka tunggal Ika tersebut yakni berbeda-beda tetapi tetap satu jua" . Maknanya ialahbangsa Indonesia terdiri dari bermacam-macam agama, suku, adat kesenian budaya, tetapi tetap satu bangsa dengan satu kebudayaan nasional dan dengan satu bahasa nasional.

Makna perisai/tameng

. yang dimaksud perisai ialah tanang yang telah lama dikenal di dalam budaya dan peradaban nusantara sebagai senjata ampuh dimana melambangkan pertahanan perlindungan, perjuangan diri untuk mencapai suatu tujuan yang positif.

.garis hitam tebal tepat di tengah pada bagian perisai menggambarkan garis khatulistiwa .gambaran itu adalah sebuah cerminan dari letak Indonesia sebagai negara tropis yang dilintasi oleh garis khatulistiwa.

.ruang perisai mempunyai warna dasar bendera Indonesia dan bagian tengahnya ada warna dasar hitam.

. Ada 5 buah ruang di dalam perisai yang mewujudkan dasar negara Pancasila.

2. Seloka, bertuliskan bhineka tunggal Ika.

kedua kaki burung garuda yang kokoh mencengkeram pita putih yang bertuliskan sloka yang berbunyi: bhinneka tunggal Ika. Sloka ini diambil dari buku buku Sutasoma, karangan mpu Tantular. Bhinneka tunggal Ika, berarti"berbeda-beda tetapi satu tujuan ". Dalam konteks keindonesiaan, kata-kata itu memiliki makna yang sangat mendalam . negara Indonesiaterdiri atas pulau-pulau yang dihuni oleh berbagai suku bangsa dengan adat istiadat dan bahasanya sendiri sendiri. bangsa Indonesia juga menganut berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan yang maha esa.

dengan realita itu menunjukkan bahwa kehidupan di Indonesia begitu beragam, terdapat berbagai perbedaan di antara yang satu dengan yang lain. Namun kenyataannya, Indonesia merupakan negara kesatuan, satu Nusa satu bangsa, dan menjunjung satu bahasa persatuan Indonesia titik bangsa Indonesia itu juga 1 jiwa dan 1 pandangan hidup titik keadaan yang berbeda-beda tetapi dapat bersatu itu berarti masing-masing pihak ada toleransi, ada kegotongroyongan, ada nilai saling harga menghargai dan hormat-menghormati, sehingga tercipta persatuan dan kesatuan titik dari penjelasan tentang simbol burung garuda yang menjadi lambang Pancasila, terdapat sebuah keterkaitan dari setiap sila (sila 1 2 3 4 dan 5 ) terhadap kehidupan sehari-hari berikut nilai/makna dari setiap sila yang ada di Pancasila:

. Nilai Pancasila pada sila ke-1

    Pancasila yang pertama adalah ketuhanan yang maha esa, di mana terdapat suatu nilai kepercayaan yaitu sebagai berikut:
1.keyakinan akan adanya Tuhan yang maha esa sebagai suatu pencipta seluruh hal di mana sifat-sifat yang lengkap serta sucinya seperti maha kuasa, maha pengasih, maha adil, maha bijaksana, maha perkasa dan lainnya.

2.ketaatan kepada Tuhan yang maha esa, yakni dengan cara melaksanakan semua perintahnya dan juga menghindari larangan-larangannya. dalam memanfaatkan semua energi yang diberi oleh Tuhan yang maha pemurah kita sebagai manusia harus menyadari, apabila setiap benda dan makhluk yang ada di sekeliling manusia adalah perintah Tuhan yang harus dirawat dengan sebaik baik nya,harus dijaga agar tidak rusak dan harus memperhatikan kebutuhan orang lain juga makhluk Tuhan yang lainnya.

Dan berikut ini pengamalan sila yang pertama dalam kehidupan sehari-hari :

1.percaya dan taat terhadap Tuhan yang maha esa sesuai dengan kepercayaan atau agama masing-masing.
2.saling toleransi dan bekerjasama antara penganut agama dan para penganut kepercayaan walaupun berbeda-beda.
3.saling toleransi kebebasan dalam melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
4. Tidak mendesak kan suatu agama atau kepercayaan terhadap orang lain.
5. Memiliki sikap toleransi terhadap pemeluk agama.
6. Tidak bersikap rasis kepada penganut agama yang berbeda.
7.mencintai binatang, menjaga tumbuh-tumbuhan, juga harus menjaga kebersihan dan lainnya.

. Nilai Pancasila pada sila ke-2

    sila yang kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab di mana terdapat nilai-nilai kemanusiaan yaitu sebagai berikut:

1.pembenaran atas suatu derajat dan kedudukan manusia dengan seluruh hak serta kewajiban asasi yang dimiliki setiap orang.
2. Perlakuan yang adil terhadap sesama manusia, mulai dari diri sendiri, alam sekitar bahkan terhadap Tuhan utamanya.
3.manusia merupakan makhluk beradab ataupun berbudaya yang mempunyai daya cipta,rasa aroma karsa serta keyakinan masing-masing yang telah dijelaskan sebelumnya.
_________________________________

. Pengamalan pada sila ke-2 dalam kehidupan sehari-hari:
1.mengadakan atau melaksanakan pengendalian tingkat polusi udara supaya udara yang dihirup bisa tetap terjaga dan nyaman.
2. menjaga kelestarian tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar lingkungan.
3.mengadakan gerakan penghijauan di lingkungan tertentu khususnya tempat tinggal dan lainnya.
4.mengakui persamaan derajat hak serta kewajiban antara sesama manusia.
5. Saling mencintai dan menghormati sesama manusia .
6. Tidak bertindak semena-mena terhadap orang lain.
7. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
8. Berani dalam membela kebenaran serta keadilan.

____________________

. Nilai Pancasila pada sila ke-3

  di dalam sila ketiga yaitu persatuan Indonesia di mana terdapat nilai persatuan bangsa, yaitu sebagai berikut:

1. persatuan Indonesia adalah persatuan bangsa di mana seseorang meninggalisebuah tempat atau wilayah di Indonesia juga harus berpartisipasi membela dan menjunjung tinggi (patriotisme).
2. Pembenaran terhadap kebhineka tunggal Ika an suku bangsa atau etnis dan kebudayaan bangsa lain yang berbeda-beda tetapi satu jiwa, yang memberikan suatu jalan di dalam pembaharuan atau pergerakan kesatuan bangsa.
3. Cinta dan bangga akan bangsa dan negara Indonesia ( jiwa nasionalisme).
________________________________
. Pengamalan Pancasila ke-3 dalam kehidupan sehari-hari yaitu:

1.melakukan inventarisasi tata nilai tradisional yang harus selalu diperhatikan di dalam pengambilan kebijaksanaan atau pengendalian pembangunan lingkungan di daerah atau sekitar.
2.mengembangkan tata nilai tradisional melalui pendidikan ataupun latihan serta penerangan dan penyuluhan yang mendorong manusia untuk melindungi sumber daya dan lingkungannya.
3. Menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan bangsa atau negara diatas kepentingan pribadi ataupun golongan.
4. Rela berkorban demi kepentingan bangsa.
5. Cinta tanah air dan bangsa atau negara.
6. Tangga sebagai persatuan bangsa Indonesia dan bertanah air di Indonesia.
7. Memajukan sosialisasi dan kesatuan bangsa yang berbhineka tunggal Ika.
8.senang memakai bahasa pemersatu dalam kehidupan sehari-hari yaitu bahasa Indonesia.
__________________________

. Nilai Pancasila pada sila ke-4
   dalam sila ke-4 yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan di mana terdapat nilai-nilai kerakyatan yaitu :

1. Kedaulatan negara berada ditangan rakyat.
2.penguasa kerakyatan adalah Rahmat kebijaksanaan yang didasari oleh akal sehat.
3. manusia di Indonesia sebagai warga negara serta warga masyarakat memiliki kedudukan hak serta kewajiban yang sama.
4.keputusan diambil berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat dilaksanakan bersifat kekeluargaan.
5.mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab para pelaku dalam pengambilan keputusan di dalam pengelolaan lingkungan hidup tersebut.
6.mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan serta meningkatkan kesadaran akan hak serta tanggung jawab masyarakatnya di dalam pengelolaan lingkungan hidup tersebut.
7.wujudkan, menumbuhkan, mengembangkan serta meningkatkan kemitraan usaha.
8. Tidak memaksa kehendak orang lain.

_________________________

. Nilai Pancasila pada sila ke-5

dan yang terakhir pada sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di mana terdapat nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat , yaitu:

1.perlakuan yang adil di berbagai bidang kehidupan terutama pada bidang politik, ekonomi dan sosial budaya.
2. Perwujudan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
3. Keseimbangan antara hak dan kewajiban seseorang, serta menghormati hak milik orang lain.
4.impian masyarakat yang adil dan makmur juga rata dari spiritual bagi seluruh rakyat Indonesia.
5.cinta terhadap peningkatan dan pelaksanaan pembangunan demi kemajuan negara.

BAB 3
PENUTUP

A. Kesimpulan
   berdasarkan paparan matahari di atas, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1.Pancasila terdiri atas lima sila yang masing-masing sila memiliki simbol tersendiri, yakni : ketuhanan yang maha esa "bintang".kemanusiaan yang adil dan beradab "rantai". Persatuan Indonesia "pohon beringin" kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan "kepala banteng ", keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" padi dan kapas ".
2.dari setiap simbol pada sila-sila Pancasila memiliki makna masing-masing.
3.tiap-tiap sila Pancasila saling koheren satu sama lain, baik itu dari sila pertama hingga sila terakhir.
4.dikarenakan Pancasila merupakan dasar negara republik Indonesia, maka kita sebagai warga negara harus mampu bersikap yang sesuai dengan sila-sila Pancasila .


DAFTAR PUSTAKA
Lubis, Maulana Arafat. 2018 . Pembelajaran PKN (teori pengajaran abad 21 di SD) .
Yogyakarta: samudra biru.

Suegiti, Ari Tri, dkk. 2016 . Pendidikan Pancasila . Semarang bank; Unnes press.

Kemendikbud republik Indonesia. 2017. Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. (PPKN) paket A setara SD/MI tingkat ll modul tema 1. Jakarta. Direktorat pembinaan pendidikan keaksaraan dan kesetaraan.

Sulaiman Titik 2016. Pendidikan kewarganegaraan untuk perguruan tinggi . Banda Aceh: penerbit pena









Jumat, 10 April 2020

PENGAMALAN PANCASILA


MAKALAH

PENGAMALAN PANCASILAN ( ANALISIS HAKEKAT PANCASILA )
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pancasila

Gambar Logo sekolah
(Nama Dosen Pembimbing)

Di susun oleh : ......

1.Nama : ....................
2.Nama : ....................
3.Nama : ....................

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ( ...Nama .....................Tempat Kuliah )
TAHUN 2020 ( Semisal )


_____________________________________________

KATA PENGANTAR

     Puji syukur kami panjatkan kepada Allah Swt. Atas segala nikmat yang telah diberikan kan kepada kita semua, sehingga kita semua bisa menjalankan aktivitas sehari-hari termasuk mencari ilmu dalam keadaan sehat tanpa ada halangan apapun.
       Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Baginda kita nabi Muhammad SAW, karena beliaulah kita semua sampai saat ini bisa merasakan masa yang penuh dengan kedamaian juga cahaya penerang kehidupan yaitu agama Islam, dan semoga kita semua kelak tergolong umat beliau yang mendapatkan syafaat di hari kiamat nanti . 
        Dengan segala kerendahan hati serta berkat pertolongannya, kami bisa menyelesaikan tugas mata kuliah "Pancasila" yang diampu oleh ibu/bapak dosen (............) dengan lancar dan semoga bisa bermanfaat bagi setiap kalangan yang membacanya dan yang mempelajarinya. Aaamiiin .
          Oleh sebab itu,kami ingin memohon maaf apabila dalam sebuah karya makalah ini terdapat banyak kesalahan maupun kekurangan, dan kami sangat berharap kritik dan juga saran dari parapembaca sebagai bentuk apresiasi untuk kami kedepannya dalam membuat karya makalah supaya menjadi lebih baik dan benar dari sebelumnya .
        Dan kami juga ingin berterima kasih kepada bapak/ibu dosen yang sudah mau membimbing kami dan juga kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan dan semangat untuk kami ,semoga karya makalah ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi penyusun dan bagi para pembaca pada umum nya.



Bojonegoro, 9 April 2020

Penyusun


_____________________________________________

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................................................................

BAB I    PENDAHULUAN......................................................................................................................
   
   A. Latar Belakang .................................................................................................................................
   
   B.  Rumus Masalah...............................................................................................................................

   C. Tujuan ...............................................................................................................................................

BAB II    PEMBAHASAN.......................................................................................................................

    A. Ketuhanan yang maha esa................................................................................................................

    B. kemanusiaan yang adil dan beradab...............................................................................................

    C. Persatuan Indonesia.....................................................................................................................

BAB  III     PENUTUP............................................................................................................................................

    A.  Kesimpulan....................................................................................................................................

    B.  Saran................................................................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA................................................................................................................................





_____________________________________________

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

      Sebagai warga negara yang baik, setia kepada nusa dan bangsa, sudah seharusnya lah kita mempelajari dan menghayati pandangan hidup bangsa yang sekaligus sebagai dasar filsafat negara, seterusnya untuk diamalkan dan dipertahankan .
      Pancasila selalu menjadi pegangan bersama bangsa Indonesia, baik ketika negara dalam kondisi yang aman maupun dalam kondisi negara yang terancam . Hal ini terbukti dalam sejarah dimana Pancasila selalu menjadi pegangan ketika terjadi krisis nasional dan ancaman terhadap eksistensi bangsa Indonesia.
      Pancasila merupakan cerminan dari karakter bangsa dan negara Indonesia yang beragam. Semua itu dapat terlihat dari fungsi dan kedudukan Pancasila, yakni sebagai; jiwa bangsa Indonesia, kepribadian bangsa, pandangan hidup bangsa, sarana tujuan hidup bangsa Indonesia, dan pedoman hidup bangsa Indonesia. Oleh karena itu, penerapan Pancasila dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting dan mendasar pada setiap warga negara, dalam segala aspek kenegaraan dan hukum di Indonesia.pengamalan Pancasila yang baik akan mempermudah terwujudnya tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia.
      Adapun tujuan pembuatan makalah ini adalah : teoritis tujuan nasional menjadi pokok pikiran dalam pengamalan Pancasila, sebagai warga negara yang baik,setia pada nusa dan bangsa sudah seharusnya memiliki rasa cinta tanah air, rela berkorban dan mematuhi peraturan UUD 45 dengan menghayati dan mempelajari falsafah .





_____________________________________________

B. Rumus Masalah

1. Penjelasan dari ketuhanan yang maha esa

2. Penjelasan dari kemanusiaan yang adil dan beradab

3. Penjelasan persatuan Indonesia


C. Tujuan

1. Menjelaskan sila pertama ketuhanan yang maha esa

2. Menjelaskan sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab

3. Menjelaskan sila ke-3 persatuan Indonesia



BAB II
PEMBAHASAN

A. Ketuhanan Yang Maha Esa

     Pancasila sila pertama yang berbunyi ketuhanan yang maha esa berarti bahwa negara mengakui adanya Tuhan. Tuhan merupakan pencipta seluruh alam semesta ini. Yang maha esa berarti maha tunggal, tiada sekutu baginya, esa dalam zatnya, dalam sifatnya maupun perbuatannya. Tuhan sendirilah yang mengetahui , Dan tiada yang sanggup menandingi keagungannya. Tidak ada yang bisa mengaturnya, karena Tuhan mengatur segala aturan. Tuhan tidak diciptakan oleh makhluk lain melainkan tuhan yang menciptakan segalanya. Bahagia ,tertawa, sedih, tangis dan gembira juga Tuhan yang menentukan.
      Dengan demikian ketuhanan yang maha esa tunggal, yang menciptakan alam semesta beserta isinya. Dan diantara makhluk ciptaan tuhan yang maha esa yang berkaitan dengan sila ini ialah manusia . Sebagai pencipta, kekuatan Tuhan tidaklah terbatas, sedangkan selainnya adalah terbatas.

I.Butir Butir Pancasila Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

    Ketetapan MPR No.I /MPR/1978 tentang ekaprasetia Pancasila menjabarkan kelimaasas dalam Pancasila menjadi 45 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila. Ketetapan ini kemudian dicabut dengan Tap MPR No.I/MPR/2013 .

a. Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan yang maha esa,sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

b. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan yang maha esa.

c.membina kerukunan hidup diantara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan yang maha esa .

d.agama dan kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan yang maha esa.

e. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

f. tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa kepada orang lain.

     Dari butir-butir yang telah disebutkan di atas, telah disebutkan bahwa dalam kehidupan beragama itu tidak diperbolehkan adanya suatu paksaan. Setelah ketetapan ini dicabut,tidak pernah dipublikasikan kajian mengenai apakah butir-butir ini benar benar diamalkan dalam jam ke seharian warga Indonesia.Manusia selain merupakan makhluk ciptaan Tuhan juga merupakan makhluk sosial, yang berarti bahwa manusia memerlukan pergaulan dengan manusia lainnya. Setiap manusia perlu bersosialisasi dengan anggota masyarakat lainnya.
     Bangsa Indonesia yang beraneka agama, menjalankan ibadahnya masing-masing di mana pemeluk melaksanakan ajaran agama sesuai dengan norma agama nya. Agar tidak terjadi pertentangan antara pemeluk agama yang berbeda, maka hendaknya dikembangkan sikap toleransi beragama,yaitu sikap hormat-menghormati sesama pemeluk agama yang berbeda, sikap menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai ajaran masing-masing, dan tidak boleh memaksakan suatu agama kepada orang lain. Toleransi beragama tidak berarti bahwa ajaran agama yang satu bercampur aduk dengan ajaran agama lainnya.

II. Penerapan Pancasila Sila Pertama Dalam Kehidupan Berbangsa Saat Ini.

   Penerapan sila ini dalam kehidupan sehari-hari yaitu : misalnya menyayangi binatang menyayangi tumbuh-tumbuhan dan merawatnya selalu menjaga kebersihan dan sebagainya. Dalam Islam bahkan ditekankan bahwa Allah tidak suka pada orang orang yang membuat kerusakan dimuka bumi tetapi Allah senang terhadap orang-orang yang selalu bertakwa dan selalu berbuat baik.lingkungan hidup Indonesia yang dianugerahkan Tuhan yang maha esa kepada rakyat dan bangsa Indonesia merupakan karunia dan rahmatnya yang wajib dilestarikan dan dikembangkan kemampuannya agar tetap dapat menjadi sumber dan penunjang hidup bagi rakyat dan bangsa Indonesia serta makhluk hidup lainnya demi kelangsungan dan peningkatan kualitas hidup itu sendiri.

_____________________________________________
¹https://www.blogger.com/u/1/blogger.g?blogID=8088627778780859768#editor/target=post;postID=2724737278227757206;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname di akses pada  10 April 2020 9:11


_____________________________________________

B.Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab

      sila kemanusiaan yang adil dan beradab secara sistematis didasari dan dijiwai oleh sila ketuhanan yang maha esa serta mendasari dan menjiwai sila ketiga sila berikutnya.Sila kemanusiaan sebagai dasar fundamental dalam kehidupan kenegaraan, kebangsaan dan kemasyarakatan.nilai kemanusiaan ini bersumber pada dasar filosofis antropologi bahwa hakikat manusia adalah susunan kodrat rohani atau jiwa dan raga, sifat kodrat individu dan makhluk sosial,kedudukan kodrat makhluk pribadi berdiri sendiri dan sebagai makhluk Tuhan yang maha esa.
     dalam sila kemanusiaan terkadang nilai-nilai bahwa negara harus menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang beradab.oleh karena itu dalam kehidupan kenegaraan terutama dalam peraturan perundang-undangan negara harus mewujudkan tercapainya tujuan ketinggian harkat dan martabat manusia,terutama hak hak kodrat manusia sebagai hak dasar (hak asasi) harus dijamin dalam peraturan perundang-undangan negara. Kemanusiaan yang adil dan beradab adalah mengandung nilai suatu kesadaran sikap moraldan tingkah laku manusia yang didasarkan pada potensi Budi nurani manusia dalam hubungan dengan norma-norma dan kebudayaan pada umumnya baik terhadap diri sendiri terhadap sesama manusia maupun terhadap lingkungannya. Nilai manusia yang beradab adalah perwujudan nilai kemanusiaan sebagai makhluk yang berbudaya bermoral dan beragama.
      dalam kehidupan kenegaraan harus senantiasa dilandasi oleh moral kemanusiaan antara lain dalam kehidupan pemerintah negara, politik ekonomi, hukum, sosial, budaya, pertahan dan keamanan serta dalam kehidupan keagamaan.oleh karena itu dalam kehidupan bersama dalam negara harus dijiwai oleh moral kemanusiaan untuk saling menghargai sekalipun terhadap untuk saling menjaga keharmonisan dalam kehidupan bersama.
    nilai kemanusiaan yang adil mengandung setiap makna bahwa hakikat manusia sebagai makhluk yang berbudaya dan beradab harus berkodrat adil.hal ini mengandung suatu pengertian bahwa hakekat manusia harus adil dalam hubungan dengan diri sendiri, adil terhadap manusia lain،adil terhadap masyarakat bangsa dan negara, adil terhadap lingkungannya serta adil terhadap Tuhan yang maha esa.konsekuensinya nilai yang terkandung dalam kemanusiaan yang adil dan beradab adalah menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sebagai makhluk Tuhan yang maha esa. Menjunjung tinggi hak hak asasi manusia, menghargai atas kesamaan hak dan derajat tanpa membedakan suku, ras, keturunan, status sosial maupun agama.Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia, tenggang rasa, tidak semena-mena terhadap sesama manusia, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan ( darmodihardjo,1996 ).
    sila ke-2 ini mengandung makna warga negara Indonesia mengakui adanya manusia yang bermartabat ( bermartabat adalah manusia memiliki kedudukan dan derajat yang lebih tinggi dan harus dipertahankan dengan kehidupan yang layak ) , memperlakukan sesama secara adil (adil dalam pengertian tidak berat sebelah, jujur, tidak berpihak dan memperlakukan orang secara sama ) dan beradab ( beradab dalam arti mengetahui tata krama, sopan santun dalam kehidupan dan pergaulan ) di mana manusia memiliki daya cipta rasa niat dan keinginan sehingga jelas adanya perbedaan antara manusia dan hewan.jadi sila ke-2 ini menghendaki warga negara untuk menghormati kedudukan setiap manusia dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing,setiap manusia mempunyai kehidupan yang layak dan bertindak jujur serta menggunakan norma sopan santun dalam pergaulan sesama manusia .

__________
¹https://www.blogger.com/u/1/blogger.g?blogID=8088627778780859768#editor/target=post;postID=2724737278227757206;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname di akses pada  10 April 2020 11:11


____________________________________________

Butir-butir implementasi sila kedua adalah sebagai berikut :.

1. Mengakui persamaan derajat persamaan hak hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.butir ini menghendaki bahwa setiap manusia mempunyai martabat sehingga tidak boleh melecehkan manusia yang lain atau menghalangi manusia lain untuk hidup secara layak serta menghormati kepunyaan atau milik ( harta sifat dan karakter )orang lain serta menjalankan kewajiban atau sesuatu yang harus dilakukan sesama manusia yaitu menghormati hak manusia lain seperti hidup rasa aman dan hidup layak.

 2. Saling mencintai sesama manusia.kata cinta menghendaki adanya suatu keinginan yang sangat besar untuk memperoleh sesuatu dan rasa untuk memiliki dan kalau perlu berkorban untuk mempertahankannya.oleh sebab itu baik agama suku pendidikan ekonomi politik sebaran geografi seperti kota dan desa dan lain-lain.sebagai manusia Indonesia kita harus tetap memiliki keinginan untuk mencintai sesama manusia ( yaitu rasa memiliki dan kemauan berkurban untuk sesama manusia sehingga tercipta hidup rukun dan sejahtera.

3. Mengembangkan sikap tenggang rasa. Tenggang rasa menghendaki adanya usahadan kemauan dari setiap manusia Indonesia untuk menghargai dan menghormati perasaan orang lain oleh sebab itu butir ini menghendaki setiap manusia Indonesia untuk saling menghormati perasaan satu sama lain dengan menjaga keseimbangan hak dan kewajiban. Sebagai contoh selalu memberikan kritik yang membangun dengan cara yang santun dan berfokus pada permasalahan alih-alih kepada individu.

4. Tidak semena-mena terhadap orang lain.semena-mena berarti berwenang wewenang berat sebelah dan tidak berimbang oleh sebab itu butir ini menghendaki perilaku setiap manusia terhadap orang tidak boleh sewenang-wenang harus menjunjung hak dan kewajiban.manusia karena kemampuan dan usahanya sehingga mempunyai kelebihan dibandingkan yang lain baik dalam kekuasaan, ekonomi, atau kekayaan dan status sosial tidak boleh sewenang-wenang.

    Sila kemanusiaan yang adil dan beradabterkandung nilai-nilai peri kemanusiaan yang harus diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini antara lain sebagai berikut :

1.pengakuan adanya harkat dan martabat manusia dengan segala hak dan kewajiban asasinya.
2. perlakuan yang adil terhadap sesama manusia terhadap diri sendiri alam sekitar dan terhadap Tuhan.
3.manusia sebagai makhluk beradab atau budaya yang memiliki daya cipta rasa karsa dan keyakinan.

_______
¹https://www.blogger.com/u/1/blogger.g?blogID=8088627778780859768#editor/target=post;postID=2724737278227757206;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname di akses pada  10 April 2020 11:23


_____________________________________________
    Penerapan, pengamalan/aplikasi sila ini dalam kehidupan sehari-hari yaitu dapat diwujudkan dalam bentuk kepedulian akan hak setiap orang untuk memperoleh lingkunganhidup yang baik dan sehat hak setiap orang untuk mendapatkan informasi lingkungan hidup yang berkaitan dengan peran dalam pengelolaan lingkungan hidup hak setiap orang untuk berperan dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku dan sebagainya ( Koesnadi Hardjasoemantri,200:558 ) .Dalam hal ini banyak yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk mengamalkan sila,misalnya mengadakan pengendalian tingkat polusi udara agar udara yang dihirup bisa tetap nyaman; menjaga kelestarian tumbuh-tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar, mengadakan gerakan penghijauan dan sebagainya.

   nilai-nilai sila kemanusiaan yang adil dan beradab ini ternyata mendapat penjabaran dalam undang-undang nomor 23 tahun 1997 di atas,antara lain dalam pasal 5 ayat 1 sampai ayat 3 pasal 6 ayat 1 sampai ayat 2 dan pasal 7 ayat 1 sampai ayat 2. Dalam pasal 5 ayat 1 dinyatakan bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama atas lingkungan hidup yang baik dan sehat,dalam ayat 2 dikatakan bahwa setiap orang mempunyai hak atas informasi lingkungan hidup yang berkaitan dengan peran dalam pengelolaan lingkungan hidup dalam ayat 3 dinyatakan bahwa setiap orang mempunyai hak untuk berperan dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
   dalam pasal 6 ayat 1 dikatakan bahwa setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan perusakan lingkungan hidup dan dalam ayat 2 ditegaskan bahwa setiap orang yang melakukan usaha atau kegiatan berkewajiban memberikan informasi yang benar dan akurat mengenai pengelolaan lingkungan hidup.dalam pasal 7 ayat 1 ditegaskan bahwa masyarakat mempunyai kesempatan yang sama dan seluas-luasnya untuk berperan dalam pengelolaan lingkungan hidup dalam ayat 2 ditegaskan bahwa ketentuan pada ayat 1 di atas dilakukan dengan cara:
1.meningkatkan kemandirian, keberdayaan masyarakat dan kemitraan.
2.menumbuh kembangkankan kemampuan dan kepeloporan masyarakat.
3. Menumbuhkan ketanggapan segera and masyarakat untuk melakukan pengawasan sosial.
4.memberikan saran pendapat.
5. menyampaikan informasi atau menyampaikan laporan.


_____________________________________________

C. Persatuan Indonesia

   Dalam pembukaan undang-undang dasar 1945 alenia 2 disebutkan bahwa "perjuangan pergerakan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka bersatu berdaulat adil dan makmur ".berdasarkan pernyataan yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 tersebut maka pengertian "persatuan Indonesia "dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia merupakan faktor yang penting dan sangat menentukan keberhasilan perjuangan rakyat Indonesia. Persatuan merupakan suatu syarat yang mutlak untuk terwujud suatu negara dan bangsa dalam mencapai tujuan bersama. Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia peranan persatuan Indonesiamasih tetap memegang kunci pokok demi terwujudnya tujuan bangsa dan negara Indonesia. Oleh karena itu pengertian persatuan Indonesia sebagai hasil yaitu dalam wujud persatuan wilayah, bangsa, dan dikembangkan.
   jadi makna "persatuan Indonesia" adalah bahwa sifat dan keadaan negara Indonesia harus sesuai dengan hakikat satu. sifat dan keadaan negara Indonesia yang sesuai dengan hakikat 1 berarti mutlak tidak dapat dibagi, sehingga bangsa dan negara Indonesia yang menempati suatu wilayah tertentu merupakan suatu negara yang berdiri sendiri memiliki sifat dan keadaannya sendiri yang terpisah dari negara lain di dunia ini. Sehingga negara Indonesia merupakan suatu diri pribadi yang memiliki ciri khas sifat dan karakter sendiri yang berarti memiliki suatu kesatuan dan tidak terbagi-bagi titik makna"kesatuan Indonesia" dibentuk dalam proses sejarah yang cukup panjang sehingga seluruh bangsa Indonesia memiliki suatu persamaan nasib, suatu kesatuan kebudayaan, kesatuan wilayah serta suatu kesatuan asas kerohanian Pancasila yang terwujud dalam persatuan bangsa, wilayah, dan susunan negara.
    dasar pemikiran mengapa persatuan Indonesia dijadikan sila ke-3 dari Pancasilaadalah karena pengalaman bangsa Indonesia pada masa penjajahan di mana bangsa Indonesia sulit untuk bisa mendapatkan kemerdekaan dari penjajahan Belanda yang sudah mulai berada di Indonesia sejak abad ke-16 titik dengan menjalankan politik adu domba Belanda dapat melanggengkan kekuasaan di Indonesia sampai 350 tahun lamanya. Upaya untuk melepaskan dari diri dari penjajahan Belanda dengan membentuk organisasi yang bersifat nasional pun gagal karena Belanda memanfaatkan suku-suku lokal untuk memadamkan pemberontakan titik oleh karena itu muncul banyak pahlawan perintis kemerdekaan yang bersifat lokal seperti : cut nyak Diendari Aceh, imam Bonjol dari Sumatera barat, pangeran Antasari dari Kalimantan, pangeran di Diponegoro dari Jawa tengah, dan masih banyak lagi yang kesemuanya itu berjuang untuk merebut kemerdekaan Indonesia titik inilah yang menjadi dasar mengapa persatuan Indonesia dijadikan sila ke-3 Pancasila.


_____________________________________________

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN

   Dengan demikian dapatlah disimpulkan bahwa Pancasila sebagai dasar negara sesungguhnya berisi :
1. ketuhanan yang maha esa tunggal, yang menciptakan alam semesta beserta isinya.
2. toleransi beragama tidak berarti bahwa ajaran agama yang satu bercampur aduk dengan ajaran agama lainnya.
3.menjalankan ibadahnya masing-masing di mana pemeluk melaksanakan ajaran agama sesuai dengan norma agama nya. Agar tidak terjadi pertentangan antara pemeluk agama yang berbeda maka hendaknya dikembangkan sikap toleransi beragama.
4.mewujudkan dalam bentuk kepedulian akan hak setiap orang untuk memperoleh lingkungan hidup yang baik.
5. Mewujudkan sebuah keadilan ( adil dalam pengertian tidak berat sebelah, jujur tidak berpihak dan memperlakukan orang secara sama ) dan beradab ( beradab dalam arti mengetahui tata krama sopan santun dalam kehidupan dan pergaulan ).

B. Saran
   Pada makalah ini terdapat banyak kekurangan, baik dari segi susunan kata,penulisan, dan lain sebagainya. Maka kami sebagai penulis mohon maaf sebesar-besarnya atas kekurangan kami, dan kami juga mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun. semoga dengan kritik dan saran yang diberikan bisa kami jadikan pelajaran untuk memperbaiki makalah yang kami buat kedepannya.


DAFTAR PUSTAKA

¹https://www.blogger.com/u/1/blogger.g?blogID=8088627778780859768#editor/target=post;postID=2724737278227757206;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname diakses pada 9 April 2020 09 : 00




Teori Perkembangan Manusia

KATA PENGANTAR  Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang, segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam yang tela...