Rabu, 15 April 2020

Tahap Pengembangan Fisik, Kognitif, Sosial Emosional Masa Dewasa Menengah

Tahap pengembangan fisik, kognitif, sosial emosional masa dewasa menengah

BAB 1
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
 Dalam suatu pembelajaran hendaknya bisa menjadi lebih baikuntuk melihat ke masa depan, belajar untuk menghayati hidup. Hal ini sangat penting bagi kanak-kanak pada masa globalisasi ini, yang menurut kebebasan dalam berfikir, serta memecahkan suatu masalah dengan kritis, maka harus ada keterampilan tertentu untuk persiapan masa depan anak dengan belajar tentang norma-norma kehidupan beragama dan bernegara.
   Kebanyakan orang tua tidak mengetahui kemajuan dan penurunan perkembangan anak mereka, padahal hal tersebut perlu perhatian dan pengawasan yang maksimal agar menjadikan mereka pribadi yang baik.
    Pada masa 2-6 tahun terjadi perkembangan fisik, kognitif dan sosial emosional masa dewasa menengah pada anak dan hal ini tidak bisa dikesampingkan pentingnya, ketiga perkembangan itu akan menentukan perilaku anak sampai ia dewasa.

B. Rumusan masalah
1. Apa yang dimaksud dengan perkembangan pada masa dewasa menengah?

2. Apa saja aspek perkembangan masa dewasa?

C. Tujuan pembahasan
1. Mengetahui perkembangan pada masa dewasa menengah.

2. Mengetahui pembagian masa dewasa menengah.

3. Mengetahui aspek perkembangan masa dewasa.

BAB 2
B. PEMBAHASAN

  Masa dimana menurunnya perubahan-perubahan fisik yang jelasnampak pada setiap individu dimulai pada umur 40 tahun sampai pada umur 60 tahun, yakni saat menurunnya kemampuan fisik dan psikologis yang jelas nampak pada setiap orang. Pada masa dewasa madya, aspek jasmaniah mulai berjalan lamban, berhenti dan secara berangsur menurun titik aspek aspek psikis (intelektual-sosial-emosional) masih terus berkembang, walaupun tidak dalam bentuk penambahan atau peningkatan kemampuan tetapi berupa perluasan dan pematangan kualitas.
Pada akhir masa dewasa madya (sekitar usia 40 tahun), kekuatan aspek aspek psikis ini pun secara berangsur ada yang mulai menurun, dan penurunannya cukup drastis pada akhir usia dewasa.
berikut adalah aspek aspek perkembangan yang terjadi selama masa dewasa menengah :

1. Perkembangan fisik
  Perkembangan fisik manusia adalah sistem organ yang mengagumkan.
Kuhlen dan Thompson mengemukakan bahwa perkembangan fisik individu meliputi empat aspek, yaitu:

a. Sistem saraf yang sangat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan emosi;

b. Otot-otot yang mempengaruhi perkembangan kekuatan dan kemampuan motorik ;

c. Kelenjar endoktrin, yang menyebabkan munculnya pola-pola tingkah laku baru, seperti pada usia remaja berkembang perasaan senang untuk aktif dalam suatu kegiatan yang sebagian anggotanya terdiri atas lawan jenis;

d. Struktur fisik/tubuh yang meliputi tinggi berat dan proporsi.

    dilihat dari aspek perkembangan fisik, pada awal masa dewasa kemampuan fisik mencapai puncaknya, dan sekaligus mengalami penurunan selama periode ini. dalam pembahasan berikut akan diuraikan beberapa gejala penting dari perkembangan fisik yang terjadi selama masa dewasa, yang meliputi:

a. Kesehatan badan
   Bagi kebanyakan orang, awal masa dewasa ditandai dengan memuncaknya kemampuan dan kesehatan. mulai dari sekitar usia 18 hingga 25 tahun individu memiliki kekuatan yang terbesar, gerak gerak refleks mereka sangat cepat. Lebih dari itu, kemampuan reproduktif mereka berada di tingkat yang paling tinggi.
meskipun pada awal masa dewasa kondisi kesehatan fisik mencapai puncaknya, namun selama periode ini penurunan pada fisik juga terjadi titik sejak usia 25 tahun, perubahan-perubahan fisik mulai terlihat. Perubahan-perubahan ini sebagian besar lebih bersifat kuantitatif daripada kualitatif. Secara berangsur-angsur kekuatan fisik mengalami kemunduran, sehingga lebih mudah terserang penyakit .
Akan tetapi,bagaimanapun juga seorang masih tetap cukup mampu untuk melakukan aktivitas normal. Bahkan bagi orang-orang yang selalu menjaga kesehatan dan olahraga secara rutin masih terlihat bugar.

   Bagi wanita, perubahan biologis yang utama terjadi selama masa pertengahan dewasa adalah perubahan dalam hal kemampuan produktif, yakni mulai mengalami menopauseatau berhentinya menstruasi dan hilangnya kesuburan titik pada umumnya menopause mulai terjadi sekitar usia 50 tahun, tetapi ada juga yang sudah mengalami menopause pada usia 40 tahun. Peristiwa menopause disertai dengan berkurangnya hormon estrogen. Bagi sebagian besar perempuan, menopause tidak menimbulkan problem psikologis .tetapi, bagi sebagian lain, menopause telah menyebabkan munculnya sejumlah besar gejala psikologis, termasuk depresi dan hilang ingatan titik sejumlah studibelakangan ini menunjukkan bahwa problem-problem tersebut sebenarnya lebih disebabkan oleh reaksi terhadap usia tua yang dicapai oleh wanita dalam suatu masyarakat yang sangat menghargai anak-anak muda daripada peristiwa menopause itu sendiri (seldman,1996).

Bagi laki-laki, proses penuaan semasa masa pertengahan dewasa tidak terlalu ketara, karena tidak ada tanda-tanda fisiologis dari peningkatan usia seperti berhentinya haid pada perempuan. lebih dari itu, laki-laki tetap subur dan menjadi ayah anak-anak sampai memasuki usia tua titik hanya beberapa kemunduran fisik juga terjadi secara berangsur-angsur, seperti berkurangnya produksi air mani, dan frekuensi orkesme yang cenderung merosot.

b. Perkembangan sensori
  pada masa dewasa tentang perubahan-perubahan dalam penglihatan dan pendengaran merupakan dua perubahan fisik yang paling menonjol. Pada usia antara 40 dan 59 tahun, daya akomodasi mata mengalami perubahan paling tajam.
Karena itu, banyak orang bang pada usia setengah baya mengalami kesulitan dalam melihat objek-objek yang dekat ( kline dan Schieber,1985 ). Sementara itu, pendengaran juga mengalami penurunan pada usia sekitar 40 tahun. penurunan dalam hal pendengaran ini terlihat pada sensitifitas terhadap nada tinggi.Dalam hal penurunan sensitifitas terhadap nada tinggi ini, terdapat perbedaan jenis kelamin, yakni laki-laki biasanya kehilangan sensitifitas terhadap nada tinggi lebih awal dibandingkan perempuan. Perbedaan jenis kelamin ini mungkin lebih disebabkan oleh pengaruh pengalaman laki-laki terhadap suara gaduh dalam pekerjaan sehari-hari, seperti pertambangan, perbengkelan, dan sebagainya.

c. Perkembangan otak
  Mulai masa dewasa awal sel-sel otak juga berangsur-angsur berkurang. Tetapi, perkembangan koneksi neural (neural connection), khususnya bagi orang-orang yang tetap aktif, membantu mengganti sel-sel yang hilang. Hal ini membantu menjelaskan pendapat umum bahwa orang dewasa yang tetap aktif, baik secara fisik, seksual ataupun secara mental,menyimpan lebih banyak kapasitas mereka untuk melakukan aktivitas-aktivitas demikian pada tahun-tahun selanjutnya.

2. Perkembangan kognitif
Perkembangan kognitif terbagi atas:

a. Perkembangan pemikiran postformal
Gisela Lamouvie-Vief,1986 (dalam Mc Connel dan Philipchalk,1992) menyatakan bahwa pemikiran dewasa muda menunjukkan suatu perubahan yang signifikan. iapercaya bahwa masyarakat kita yang kompleks memiliki pertimbangan-pertimbangan yang praktis dan bahkan mengubah bentuk logika kaum muda yang idealis. Karena itu, pemikiran orang dewasa mudah menjadi lebih konkret dan pragmatis, sesuatu yang dikatakan oleh Labouvie-Vief sebagai tanda kedewasaan.

  Dengan demikian, kemampuan kognitif terus berkembang selama masa dewasa . Akan tetapi, bagaimanapun tidak semua perubahan kognitif pada masa dewasa tersebut yang mengarah pada peningkatan potensi. Bahkan kadang-kadang beberapa kemampuan kognitif mengalami kemerosotan seiring dengan pertambahan usia.

b. Perkembangan memori.
  salah satu karakteristik yang paling sering dihubungkan dengan orang dewasa menengah adalah penurunan daya ingat. Kemerosotan dalam memori episodik, sering menimbulkan perubahan perubahan dalam kehidupan orang dewasa.

c. Perkembangan intelegensi
Kemampuan belajar orang dewasa mengalami kemunduran, khususnya dewasa menengah/madya .orang dewasa tidak akan memiliki kemampuan belajar yang memadai. Kedua, terlampau lamanya tidak melakukan aktivitas aktivitas yang bersifat intelektual artinya, orang-orang yang telah berhenti membaca bacaan bacaan"berat "dan an-nur tipula untuk melakukan pekerjaan intelektual, akan terlihat bodoh dan tidak mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan semacam itu.
Ketiga, faktor budaya, terutama cara-cara seseorang melakukan sambutan, seperti kebiasaan, cita-cita, sikap, dan prasangka-prasangka yang mengakar, sehingga setiap usaha untuk mempelajari usaha sambutan yang baru akan mendapat tantangan yang kuat.

3. perkembangan sosial emosional masa dewasa menengah

Selama masa dewasa,dunia sosial dan personal dari individu menjadi lebih luas dan kompleks dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya. Pada masa dewasa ini, individu memasuki peran kehidupan yang lebih luas. Pola dan tingkah laku sosial orang dewasa berbeda dalam beberapa hal dari orang yang lebih muda. perbedaan-perbedaan tersebut tidak disebabkan oleh perubahan perubahan fisik dan kognitif yang berkaitan dengan penuaan, tetapi lebih disebabkan oleh peristiwa-peristiwa kehidupan yang dihubungkan dengan keluarga dan pekerjaan selama periode ini orang melibatkan diri secara khusus secara karir, pernikahan, dan hidup berkeluarga.

masa dewasa menengah bisa disebut dengan paruh baya, masa ini lebih awal nampak pada usia 30 tahun meskipun beberapa titik ada yang terjadi pada usia 40 tahun titik selama dewasa, dunia sosial dari individu menjadi lebih luas dibanding pada masa-masa sebelumnya, pada masa ini seseorang memasuki peran kehidupan yang lebih luasn pola kehidupannya pun sangat berbeda dengan pola kehidupannya sebelumnya.

BAB 3
PENUTUP

Menurut urutan waktu, masa kanak-kanak adalah masa perkembangan dari usia 2 hingga 6 tahun titik perkembangan biologis pada masa-masa ini berjalan pesat, tetapi secara sosiologis ia masih sangat tarekat oleh lingkungan dan keluarganya . Oleh karena itu, keluarga sangat berperan penting untuk mempersiapkan anak untuk bisa beradaptasi ke dalam lingkungan yang lebih luas terutama lingkungan sekolah. Perkembangan fisik merupakan dasar bagi kemajuan perkembangan berikutnya, dengan meningkatnya pertumbuhan tubuh baik berat badan maupun tinggi badan serta kekuatannya, memungkinkan anak untuk lebih aktif dan berkembang keterampilan fisiknya, dan juga berkembangnya eksplorasi terhadap lingkungan tanpa bantuan orang tuanya.

  Perkembangan kognitif, anak dalam hal ini otaknya mulai mengembangkan kemampuan untuk berpikir, belajar dan mengingat. Masa anak-anak adalah masa perkembangan dari usia 2 tahun sampai dengan usia 6 tahun, pada masa-masa ini perkembangan biologis dan fisik berjalan dengan sangat cepat dan pesat, akan tetapi secara sosiologis nya anak-anak masih sangat terikat dengan lingkungannya terutama keluarga.

DAFTAR PUSTAKA

Papalia Olds Feldman.2009 .Human Development.Jakarta.Salemba Humanita

Elizabeth Hurlock. Psikologi Perkembangan.Jakarta;Erlangga

Penney Upton.2012.Psikologi Perkembangan.Jakarta;Erlangga

Ornstein.Psychology (The Study Of Human Experience ). Harcourt Brace Jovanis:Publisher

Desmita.2010.Psikologi Perkembangan.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Hadito Siti Rahayu.2006.Psikologi Perkembangan.Yogyakarta : Universitas Gajah Mada Press

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Teori Perkembangan Manusia

KATA PENGANTAR  Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang, segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam yang tela...