MAKNA DALAM PANCASILA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pancasila secara yuridis formal telah diterima sebagai dasar negara .konsekuensi kedudukan sebagai dasar negara adalah bahwa dalam penyelenggaraan negara segala gerak langkah nya harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila .namun bukan saja penyelenggaraan negara yang harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila, melainkan juga sikap dan perilaku para penyelenggara negara ,warga negara ,lembaga-lembaga kenegaraan, dan lembaga kemasyarakatan.
Pancasila merupakan dasar falsafah negara kesatuan republik Indonesia. Istilah Pancasila bukanlah kata yang asing lagi bagi telinga kita. Disadari ataupun tidak, banyak tempat yang sering kita datangi memiliki bahkan memang Pancasila lengkap dengan lambang negara (Garuda) , perisai hingga simbol pada sila-sila Pancasila. Berdasarkan hal tersebut, kita sebagai warga negara republik Indonesia yang baik sudah sepatutnya mengetahui dan paham makna maupun simbol dalam sila Pancasila. Namun, dewasa ini banyak sekali warga negara Indonesia tidak mengetahui bahkan tidak tahu menahu akan & makna simbol-simbol dalam sila-sila Pancasila tersebut bagaimana jika warga negara Indonesia tidak memahami makna simbol-simbol pada setiap sila di Pancasila dan tidak mampu mengamalkan apa yang ada pada tiap-tiap sila tersebut? Tentu akan terjadi ketidakteraturan bahkan muncul potensi perpecahan di negara Indonesia. Untuk memahami simbol-simbol yang ada pada Pancasila demi memperkuat persatuan diantara kita, padamakalah ini akan dimuat makna simbol dalam sila-sila Pancasila hubungan antar sila-sila Pancasila serta contoh penerapan sikap yang sesuai dengan sila-sila Pancasila dengan harapan agar mudah memahaminya dan mampu mengamalkan nya dalam kehidupan sehari-hari kita .
B. Rumusan Masalah
adapun rumusan masalah pada pembahasan ini meliputi sarana sebagai berikut:
- menjelaskan mengenai maksud dari pengertian simbol-simbol Pancasila
-menjelaskan mengenai makna simbol-simbol Pancasila.
C. Tujuan penulisan
-untuk mengetahui maksud dari penjelasan pengertian, simbol-simbol Pancasila
-untuk mengetahui maksud dari penjelasan makna simbol-simbol Pancasila
BAB 2
PEMBAHASAN
A. SILA DAN SIMBOL DALAM PANCASILA
Garuda Pancasila adalah simbol dari negara kesatuan republik Indonesia dengan semboyan bhinneka tunggal Ika. lambang darinegara Indonesia sendiri adalah burung garuda yang menoleh ke sebelah kanan heraldik, perisai yang berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan bhinneka tunggal Ika yang berarti "berbeda-beda tetapi tetap satu" di tulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda.
Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid ll dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh presiden pertama RI, ir. Soekarnodan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada sidang kabinet republik Indonesia serikat pada tanggal 11 Februari 1950.
Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti sendi, di atas, dasar, atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Maka demikian Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik. 1 jadi Pancasila adalah dasar dari negara kesatuan republik Indonesia di tik bunyi kelima sila sila pancasila adalah sebagai berikut:
1. ketuhanan yang maha esa
2.kemanusiaan yang adil dan beradab
3. persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam pasal 36 A undang-undang dasar tahun 1945 setelah diamandemenkan empat kali yaitu pada tahun 1999, 2000, 2001 dan 2002, dicantumkan kalimat "lambang negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan bhinneka tunggal Ika".Garuda Pancasila mempunyai perisai yang melambangkan perjuangan dan perlindungan diri untuk mencapai tujuan titik di dalam garis hitam tebal yang melambangkan negara merdeka dan berdaulat yang dilintasi garis khatulistiwa .
Garuda digunakan sebagai lambang negara kesatuan republik Indonesia untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat. Pada bagian dada Garuda Pancasila terdapat perisai yang di dalamnya terdapat lima simbol gambar titik kelima gambar di dalamnya yaitu gambar bintang, rantai pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas.
B. Makna dari lambang Garuda Pancasila
lambang Garuda Pancasila merupakan lambang negara yang begitu lengkap.
lambang ini terdiri atas kumpulan lambang-lambang yang masing-masing memiliki arti dan maksud baik tersurat maupun yang tersirat. Namun demikian masing-masing bagian lambang itu tidak berdiri sendiri-sendiri, tetapi merupakan satu kesatuan sebuah lambang Garuda Pancasila yang utuh.
pada tanggal 13 Juli 1945 dalam rapat panitia perancangan undang-undang dasar 1945. Salah seorang anggota panitia bernama parada Harahap mengusulkan tentang lambang negara titik tanggal 16 November 1945 baru dibentuk panitia Indonesia raya. Panitia ini bertugas untuk menyelidiki arti lambang-lambang dalam peradaban bangsa Indonesia sebagai langkah awal untuk mempersiapkan bahan kajian tentang lambang negara. Panitia Indonesia raya diketahui oleh Ki Hajar Dewantara dengan sekretaris umum Muhammad Yamin. Berikut ini akan dijelaskan makna dari lambang Garuda Pancasila.
1. Burung garuda
burung garuda merupakan burung mistis yang berasal dari mitologi Hindu yang berasal dari India dan berkembang di wilayah Indonesia sejak abad ke 6 titik burung garuda itu sendiri melambangkan kekuatan, sementara warna emas pada burung garuda itu melambangkan kemegahan atau kejayaan titik pada burung garuda, jumlah masing-masing sayap bulunya berjumlah 17 yang mempunyai makna 3 tanggal kemerdekaan negara kita yakni tanggal 17 bulu ekor memiliki jumlah 8 yang melambangkan bulan kemerdekaan negara kita bulan Agustus yang merupakan bulan ke-8. dan bulu-bulu di pangkal ekor atau perisai sejumlah 19 helai dan di lehernya berjumlah 45 helai.sehingga ke semua jumlah bulu yang ada di setiap bagiannya melambangkan tanggal kemerdekaan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945.kepala burung garuda yang menoleh ke kanan mungkin karena pemikiran orang zaman dahulu yang ingin Indonesia menjadi negara yang benar dan bermaksud agar Indonesia tidak menempuh jalan yang salah. Dan anggapan bahwa arah ke kanan adalah arah yang baik yang membuat kepala Garuda dibuat menghadap ke kanan titik biasanya banyak anggapan yang mengatakan bahwa jalan yang benar itu dilambangkan dengan arah kanan makanya kepala Garuda Indonesia selalu mengarah ke kanan. Sayap yang membentang adalah siap terbang ke angkasa,melambangkan dinamika dan semangat untuk menjunjung tinggi nama baik bangsa dan negara.
Berikut adalah rangkaian yang ada pada bagian dari burung garuda:
negara untuk menggambarkan bahwa negara Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat.
. warna keemasan yang dijadikan sebagai warna pada burung garuda merupakan gambaran sebuah keagungan dan kejayaan Indonesia.
. paruh, cakar ,sayap juga ekor yang dimiliki burung garuda ini menggambarkan kekuatan pembangunan dan tenaga yang sangat besar.
- penjelasan tanggal 17 Agustus 1945 diantaranya:
Pada masing-masing sayap terdapat 17 helai bulu ( Tanggal )
- pada ekor terdapat 8 helai bulu ( bulan)
- dibawah perisai atau pada pangkal ekor terdapat 19 helai bulu ( tahun )
- bulu di leher terdapat 45 helai bulu ( Tahun )
. Yang dicengkeram oleh kedua kaki oleh burung garuda di dalamnya terdapat tulisan"bhinneka tunggal Ika" yang berasal dari buku Sutasoma karangan mpu Tantular.adapun makna atau arti dari "bhinneka tunggal Ika tersebut yakni berbeda-beda tetapi tetap satu jua" . Maknanya ialahbangsa Indonesia terdiri dari bermacam-macam agama, suku, adat kesenian budaya, tetapi tetap satu bangsa dengan satu kebudayaan nasional dan dengan satu bahasa nasional.
Makna perisai/tameng
. yang dimaksud perisai ialah tanang yang telah lama dikenal di dalam budaya dan peradaban nusantara sebagai senjata ampuh dimana melambangkan pertahanan perlindungan, perjuangan diri untuk mencapai suatu tujuan yang positif.
.garis hitam tebal tepat di tengah pada bagian perisai menggambarkan garis khatulistiwa .gambaran itu adalah sebuah cerminan dari letak Indonesia sebagai negara tropis yang dilintasi oleh garis khatulistiwa.
.ruang perisai mempunyai warna dasar bendera Indonesia dan bagian tengahnya ada warna dasar hitam.
. Ada 5 buah ruang di dalam perisai yang mewujudkan dasar negara Pancasila.
2. Seloka, bertuliskan bhineka tunggal Ika.
kedua kaki burung garuda yang kokoh mencengkeram pita putih yang bertuliskan sloka yang berbunyi: bhinneka tunggal Ika. Sloka ini diambil dari buku buku Sutasoma, karangan mpu Tantular. Bhinneka tunggal Ika, berarti"berbeda-beda tetapi satu tujuan ". Dalam konteks keindonesiaan, kata-kata itu memiliki makna yang sangat mendalam . negara Indonesiaterdiri atas pulau-pulau yang dihuni oleh berbagai suku bangsa dengan adat istiadat dan bahasanya sendiri sendiri. bangsa Indonesia juga menganut berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan yang maha esa.
dengan realita itu menunjukkan bahwa kehidupan di Indonesia begitu beragam, terdapat berbagai perbedaan di antara yang satu dengan yang lain. Namun kenyataannya, Indonesia merupakan negara kesatuan, satu Nusa satu bangsa, dan menjunjung satu bahasa persatuan Indonesia titik bangsa Indonesia itu juga 1 jiwa dan 1 pandangan hidup titik keadaan yang berbeda-beda tetapi dapat bersatu itu berarti masing-masing pihak ada toleransi, ada kegotongroyongan, ada nilai saling harga menghargai dan hormat-menghormati, sehingga tercipta persatuan dan kesatuan titik dari penjelasan tentang simbol burung garuda yang menjadi lambang Pancasila, terdapat sebuah keterkaitan dari setiap sila (sila 1 2 3 4 dan 5 ) terhadap kehidupan sehari-hari berikut nilai/makna dari setiap sila yang ada di Pancasila:
. Nilai Pancasila pada sila ke-1
Pancasila yang pertama adalah ketuhanan yang maha esa, di mana terdapat suatu nilai kepercayaan yaitu sebagai berikut:
1.keyakinan akan adanya Tuhan yang maha esa sebagai suatu pencipta seluruh hal di mana sifat-sifat yang lengkap serta sucinya seperti maha kuasa, maha pengasih, maha adil, maha bijaksana, maha perkasa dan lainnya.
2.ketaatan kepada Tuhan yang maha esa, yakni dengan cara melaksanakan semua perintahnya dan juga menghindari larangan-larangannya. dalam memanfaatkan semua energi yang diberi oleh Tuhan yang maha pemurah kita sebagai manusia harus menyadari, apabila setiap benda dan makhluk yang ada di sekeliling manusia adalah perintah Tuhan yang harus dirawat dengan sebaik baik nya,harus dijaga agar tidak rusak dan harus memperhatikan kebutuhan orang lain juga makhluk Tuhan yang lainnya.
Dan berikut ini pengamalan sila yang pertama dalam kehidupan sehari-hari :
1.percaya dan taat terhadap Tuhan yang maha esa sesuai dengan kepercayaan atau agama masing-masing.
2.saling toleransi dan bekerjasama antara penganut agama dan para penganut kepercayaan walaupun berbeda-beda.
3.saling toleransi kebebasan dalam melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
4. Tidak mendesak kan suatu agama atau kepercayaan terhadap orang lain.
5. Memiliki sikap toleransi terhadap pemeluk agama.
6. Tidak bersikap rasis kepada penganut agama yang berbeda.
7.mencintai binatang, menjaga tumbuh-tumbuhan, juga harus menjaga kebersihan dan lainnya.
. Nilai Pancasila pada sila ke-2
sila yang kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab di mana terdapat nilai-nilai kemanusiaan yaitu sebagai berikut:
1.pembenaran atas suatu derajat dan kedudukan manusia dengan seluruh hak serta kewajiban asasi yang dimiliki setiap orang.
2. Perlakuan yang adil terhadap sesama manusia, mulai dari diri sendiri, alam sekitar bahkan terhadap Tuhan utamanya.
3.manusia merupakan makhluk beradab ataupun berbudaya yang mempunyai daya cipta,rasa aroma karsa serta keyakinan masing-masing yang telah dijelaskan sebelumnya.
_________________________________
. Pengamalan pada sila ke-2 dalam kehidupan sehari-hari:
1.mengadakan atau melaksanakan pengendalian tingkat polusi udara supaya udara yang dihirup bisa tetap terjaga dan nyaman.
2. menjaga kelestarian tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar lingkungan.
3.mengadakan gerakan penghijauan di lingkungan tertentu khususnya tempat tinggal dan lainnya.
4.mengakui persamaan derajat hak serta kewajiban antara sesama manusia.
5. Saling mencintai dan menghormati sesama manusia .
6. Tidak bertindak semena-mena terhadap orang lain.
7. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
8. Berani dalam membela kebenaran serta keadilan.
____________________
. Nilai Pancasila pada sila ke-3
di dalam sila ketiga yaitu persatuan Indonesia di mana terdapat nilai persatuan bangsa, yaitu sebagai berikut:
1. persatuan Indonesia adalah persatuan bangsa di mana seseorang meninggalisebuah tempat atau wilayah di Indonesia juga harus berpartisipasi membela dan menjunjung tinggi (patriotisme).
2. Pembenaran terhadap kebhineka tunggal Ika an suku bangsa atau etnis dan kebudayaan bangsa lain yang berbeda-beda tetapi satu jiwa, yang memberikan suatu jalan di dalam pembaharuan atau pergerakan kesatuan bangsa.
3. Cinta dan bangga akan bangsa dan negara Indonesia ( jiwa nasionalisme).
________________________________
. Pengamalan Pancasila ke-3 dalam kehidupan sehari-hari yaitu:
1.melakukan inventarisasi tata nilai tradisional yang harus selalu diperhatikan di dalam pengambilan kebijaksanaan atau pengendalian pembangunan lingkungan di daerah atau sekitar.
2.mengembangkan tata nilai tradisional melalui pendidikan ataupun latihan serta penerangan dan penyuluhan yang mendorong manusia untuk melindungi sumber daya dan lingkungannya.
3. Menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan bangsa atau negara diatas kepentingan pribadi ataupun golongan.
4. Rela berkorban demi kepentingan bangsa.
5. Cinta tanah air dan bangsa atau negara.
6. Tangga sebagai persatuan bangsa Indonesia dan bertanah air di Indonesia.
7. Memajukan sosialisasi dan kesatuan bangsa yang berbhineka tunggal Ika.
8.senang memakai bahasa pemersatu dalam kehidupan sehari-hari yaitu bahasa Indonesia.
__________________________
. Nilai Pancasila pada sila ke-4
dalam sila ke-4 yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan di mana terdapat nilai-nilai kerakyatan yaitu :
1. Kedaulatan negara berada ditangan rakyat.
2.penguasa kerakyatan adalah Rahmat kebijaksanaan yang didasari oleh akal sehat.
3. manusia di Indonesia sebagai warga negara serta warga masyarakat memiliki kedudukan hak serta kewajiban yang sama.
4.keputusan diambil berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat dilaksanakan bersifat kekeluargaan.
5.mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab para pelaku dalam pengambilan keputusan di dalam pengelolaan lingkungan hidup tersebut.
6.mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan serta meningkatkan kesadaran akan hak serta tanggung jawab masyarakatnya di dalam pengelolaan lingkungan hidup tersebut.
7.wujudkan, menumbuhkan, mengembangkan serta meningkatkan kemitraan usaha.
8. Tidak memaksa kehendak orang lain.
_________________________
. Nilai Pancasila pada sila ke-5
dan yang terakhir pada sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di mana terdapat nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat , yaitu:
1.perlakuan yang adil di berbagai bidang kehidupan terutama pada bidang politik, ekonomi dan sosial budaya.
2. Perwujudan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
3. Keseimbangan antara hak dan kewajiban seseorang, serta menghormati hak milik orang lain.
4.impian masyarakat yang adil dan makmur juga rata dari spiritual bagi seluruh rakyat Indonesia.
5.cinta terhadap peningkatan dan pelaksanaan pembangunan demi kemajuan negara.
BAB 3
PENUTUP
A. Kesimpulan
berdasarkan paparan matahari di atas, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1.Pancasila terdiri atas lima sila yang masing-masing sila memiliki simbol tersendiri, yakni : ketuhanan yang maha esa "bintang".kemanusiaan yang adil dan beradab "rantai". Persatuan Indonesia "pohon beringin" kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan "kepala banteng ", keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" padi dan kapas ".
2.dari setiap simbol pada sila-sila Pancasila memiliki makna masing-masing.
3.tiap-tiap sila Pancasila saling koheren satu sama lain, baik itu dari sila pertama hingga sila terakhir.
4.dikarenakan Pancasila merupakan dasar negara republik Indonesia, maka kita sebagai warga negara harus mampu bersikap yang sesuai dengan sila-sila Pancasila .
DAFTAR PUSTAKA
Lubis, Maulana Arafat. 2018 . Pembelajaran PKN (teori pengajaran abad 21 di SD) .
Yogyakarta: samudra biru.
Suegiti, Ari Tri, dkk. 2016 . Pendidikan Pancasila . Semarang bank; Unnes press.
Kemendikbud republik Indonesia. 2017. Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. (PPKN) paket A setara SD/MI tingkat ll modul tema 1. Jakarta. Direktorat pembinaan pendidikan keaksaraan dan kesetaraan.
Sulaiman Titik 2016. Pendidikan kewarganegaraan untuk perguruan tinggi . Banda Aceh: penerbit pena
Tidak ada komentar:
Posting Komentar